Dalam hidup ini, kita dapat merangkum berbagai situasi dalam menghadapi sesama kita menjadi 4 :

1. Jika kita menghadapi orang yang lebih pintar dari kita.
Maka itu adalah saat dimana kita menimba ilmu darinya
2. Jika kita menghadapi orang yang sama pintarnya dengan kita.
Maka itu adalah saat dimana kita saling bertukar pikiran dengannya
3. Jika kita menghadapi orang yang lebih bodoh dari kita.
Maka itu adalah saat dimana kita memberikan ilmu kita kepadanya
4. Dan jika kita menghadapi orang bodoh namun banyak bicaranya.
Maka itu adalah saat bagi kita untuk diam

Senyuman tidak merugikan apa-apa tetapi memberikan sesuatu yang luar
biasa.
Senyuman memperkaya orang yang menerimanya,
tanpa menjadikan orang yang memberikannya lebih miskin.
Senyuman hanya memerlukan waktu sebentar,
namun ingatan akan senyuman akan tinggal selamanya.
Tak seorangpun yang begitu kaya atau kuat sehingga tidak bisa melakukannya
dan tak seorang pun yang begitu miskin sehingga tidak bisa diperkaya
olehnya.
Senyuman menciptakan kebahagiaan di rumah,
memupuk kemauan baik dalam bisnis dan merupakan simbol persahabatan.
Senyuman membuat orang yang lelah merasa santai,
menguatkan orang yang putus asa,
dan merupakan obat alam untuk orang yang bermasalah.
Tapi senyuman tidak bisa dibeli, diminta, dipinjam, atau dicuri;
karena senyuman adalah sesuatu yang tidak berharga bagi siapapun
kecuali jika senyuman itu diberikan kepadanya.
Ada orang yang terlalu lelah untuk memberikan senyuman.
Berilah mereka senyumanmu,
karena tak seorang pun yang sangat memerlukan senyuman
seperti halnya orang yang tidak punya apa-apa untuk diberikan.
(Frederick William Faber)

shoot1.jpg
HyperSnap V. 2.70
software ini lah yang membuatku merasa sungkan dewe, :) coz abis ngopy program ini aku ga cek settingannya.  walhasil setiap aku menjalankan program tersebut pasti dia ngeprint sesuai dengan apa2 sing tak capture di print sama dia.
oiya program ini buat men-capture apa2 yang ada di screen.
Kejadian itu terjadi hampir selama 3-4 hari, sampe suatu ketika ada seseorang nyeletuk,,, siapa sih ini ngeprint screen seperti ini terus tiap hari. ketika denger aku ngerasa sesuatu yang salah, dan ternyata bener… settingan untuk quick print active. :D

1. MENYALAHKAN ORANG LAIN
Itu penyakit P dan K, yaitu Primitif dan Kekanak-kanakan. Menyalahkan orang lain adalah pola pikir orang primitif. Di pedalaman Afrika, kalau ada orang yang sakit, yang
Dipikirkan adalah : Siapa nih yang nyantet ? Selalu “siapa” Bukan “apa” penyebabnya. Bidang kedokteran modern selalu mencari tahu “apa” sebabnya, bukan “siapa”. Jadi kalau kita berpikir menyalahkan orang lain, itu sama dengan sikap primitif. Pakai koteka aja
deh, nggak usah pakai dasi dan jas.
Kekanak-kanakan. Kenapa ?
Anak-anak selalu nggak pernah mau disalahkan. Kalau ada piring yang jatuh,”
Adik tuh yang salah”, atau ” mbak tuh yang salah”. Anda pakai
celana monyet aja kalau bersikap begitu. Kalau kita manusia yang berakal
dan dewasa selalu akan mencari sebab terjadinya sesuatu.

2. MENYALAHKAN DIRI SENDIRI
Menyalahkan diri sendiri bahwa dirinya merasa tidak mampu. Anda pernah mengalaminya ? Kalau anda bilang tidak pernah, berarti anda bohong. “Ah, dia sih bisa, dia ahli, dia punya jabatan, dia berbakat dsb, Lha saya ini apa ?, wah saya nggak bisa deh. Dia S3, lha saya SMP, wah nggak bisa deh. Dia punya waktu banyak, saya sibuk, pasti nggak bisa deh”. Penyakit ini seperti kanker, tambah besar, besar di dalam mental diri sehingga bisa mencapai “improper guilty feeling”.
Jadi walau yang salah partner, anak buah, atau bahkan atasan, berani bilang “Saya kok yang memang salah, tidak mampu dsb”. Penyakit ini pelan-pelan bisa membunuh kita. Merasa inferior, kita tidak punya kemampuan. Kita sering membandingkan keberhasilan orang lain dengan kekurangan kita, sehingga keberhasilan orang lain dianggap
Wajar karena mereka punya sesuatu lebih yang kita tidak punya.

3. TIDAK PUNYA GOAL / CITA-CITA
Kita sering terpaku dengan kesibukan kerja, tetapi arahnya tidak jelas. Sebaiknya kita selalu mempunyai target kerja dengan milestone. Buat target jangka panjang dan jangka pendek secara tertulis.
Ilustrasinya kayak gini : Ada anjing jago lari yang sombong. Apa sih yang nggak bisa saya kejar, kuda aja kalah sama saya. Kemudian ada kelinci lompat-lompat, kiclik, kiclik,
kiclik.
Temannya bilang: “Nah tuh ada kelinci, kejar aja”. Dia
kejar itu kelinci, wesss…., kelinci lari lebih kencang, anjingnya ngotot
ngejar dan kelinci lari sipat-kuping (sampai nggak dengar / peduli apa-apa), dan akhirnya nggak terkejar, kelinci masuk pagar.
Anjing kembali lagi ke temannya dan diketawain.
“Ah lu, katanya jago lari, sama kelinci aja nggak bisa kejar. Katanya lu paling kencang”.
“Lha dia goalnya untuk tetap hidup sih, survive, lha gua goalnya untuk
fun aja sih”.
Kalau “GOAL” kita hanya untuk “FUN”, isi waktu aja, ya hasilnya cuma terengah-engah saja.

4. MEMPUNYAI “GOAL”, TAPI NGAWUR MENCAPAINYA
Biasanya dialami oleh orang yang tidak “teachable”. Goalnya salah, fokus kita juga salah, jalannya juga salah, arahnya juga salah.
Ilustrasinya kayak gini : ada pemuda yang terobsesi dengan emas, karena pengaruh tradisi yang mendewakan emas. Pemuda ini pergi ke pertokoan dan mengisi karungnya dengan emas dan seenaknya ngeloyor pergi. Tentu saja ditangkap polisi dan ditanya. Jawabnya :
Pokoknya saya mau emas, saya nggak mau lihat kiri-kanan.

5. MENGAMBIL JALAN PINTAS, SHORT CUT
Keberhasilan tidak pernah dilalui dengan jalan pintas. Jalan pintas tidak membawa orang ke kesuksesan yang sebenarnya, real success, karena tidak mengikuti proses. Kalau kita menghindari proses, ya nggak matang, kalaupun matang ya dikarbit. Jadi, tidak ada
tuh jalan pintas. Pemain bulutangkis Indonesia bangun jam 5 pagi, lari keliling Senayan, melakukan smesh 1000 kali. Itu bukan jalan pintas.
Nggak ada orang yang leha-leha tiap hari pakai sarung, terus tiba- tiba jadi juara bulu tangkis. Nggak ada ! Kalau anda disuruh taruh uang 1 juta, dalam 3 minggu jadi 3 juta, masuk akal nggak tuh ?
Nggak mungkin !. Karena hal itu melawan kodrat.

6. MENGAMBIL JALAN TERLALU PANJANG, TERLALU SANTAI
Analoginya begini : Pesawat terbang untuk bisa take-off, harus mempunyai kecepatan minimum. Pesawat Boeing 737, untuk dapat take- off, memerlukan kecepatan minimum 300 km/jam. Kalau kecepatan dia cuma 50 km/jam, ya cuma ngabis-ngabisin avtur aja,
muter-muter aja. Lha kalau jalannya, runwaynya lurus anda cuma pakai kecepatan 50
km/jam, ya nggak bisa take-off, malah nyungsep iya. Iya kan ?

7. MENGABAIKAN HAL-HAL YANG KECIL
Dia maunya yang besar-besar, yang heboh, tapi yang kecil-kecil nggak dikerjain. Dia lupa bahwa struktur bangunan yang besar, pasti ada komponen yang kecilnya. Maunya yang hebat aja. Mengabaikan hal kecil aja nggak boleh, apalagi mengabaikan orang kecil.
8. TERLALU CEPAT MENYERAH
Jangan berhenti kerja pada masa percobaan 3 bulan. Bukan mengawali dengan yang salah yang bikin orang gagal, tetapi berhenti pada tempat yang salah. Mengawali dengan salah bisa diperbaiki, tetapi berhenti di tempat yang salah repot sekali.

9. BAYANG BAYANG MASA LALU
Wah puitis sekali, saya suka sekali dengan yang ini. Karena apa ?
Kita selalu penuh memori kan ? Apa yang kita lakukan, masuk memori kita, minimal sebagai pertimbangan kita untuk langkah kita berikutnya. Apalagi kalau kita pernah gagal, nggak berani untuk mencoba lagi. Ini bisa balik lagi ke penyakit nomer-3.
Kegagalan sebagai akibat bayang-bayang masa lalu yang tidak
Terselesaikan dengan semestinya. Itu bayang-bayang negatif. Memori kita
kadang- kadang sangat membatasi kita untuk maju ke depan. Kita kadang-kadang
lupa bahwa hidup itu maju terus. “Waktu” itu maju kan ?.
Ada nggak yang punya jam yang jalannya terbalik ?? Nggak ada kan ?
Semuanya maju, hidup itu maju. Lari aja ke depan, kalaupun harus jatuh, pasti
ke depan kok. Orang yang berhasil, pasti pernah gagal. Itu memori negatif yang menghalangi kesuksesan.

10. MENGHIPNOTIS DIRI DENGAN KESUKSESAN SEMU
Biasa disebut Pseudo Success Syndrome. Kita dihipnotis dengan itu.
Kita kalau pernah berhasil dengan sukses kecil, terus berhenti, nggak kemana-mana lagi.Sudah puas dengan sukses kecil tersebut.
Napoleon pernah menyatakan: “Saat yang paling berbahaya datang bersama dengan kemenangan yang besar”.
Itu saat yang paling berbahaya, karena orang lengah, mabuk kemenangan. Jangan
terjebak dengan goal-goal hasil yang kecil, karena kita akan menembak sasaran
yang besar, goal yang jauh. Jangan berpuas diri, ntar jadi sombong, terus takabur.

[taken from milis]

If I could change the currents of our lives
To make the river flow where it’s run dry
To be a prodigal of father time
Then I would see you tonight

If I could find the years that went away
Destroying all the cruelty of fate
I must believe that love could find a way
Tonight

Lonely finds me
One day you will come
But I’ll wait for love’s sake
One day to me, love

If I could see beyond the here and now
If you could hear me calling you somehow
If I could know that love is reaching out
To find you with me tonight

Then hope could make these promises come true
Beyond what I could say, what love can do
With every moment leading me to you tonight

Lonely finds me
One day you will come
But I’ll wait for love’s sake
One day to me, love

I will stay forever here until when it comes
Trading time will bring you here
I’ll wait for your love

If I could change the currents of our lives
To make the river flow where it’s run dry
To be a prodigal of father time
Then I would see you tonight

Lonely finds me
One day you will come
But I’ll wait for love’s sake
One day to me, love

Lonely finds me
One day you will come
But I’ll wait for love’s sake
One day to me, love
One day to me, love
One day to me, love

I will stay forever here to wait for your love

[Trading Yesterday]

Pas dino iki, Selasa, 1 Mei,,
Seperti biasanya,,, dateng pagi jam 8.00 wita, check email (yahoo.com, mail.com dan <domain_kantor>.com), setelah 30-45 menit kemudian datang sesosok tubuh dengan mengeluarkan kalimat, “WO pertamamu udah aku assign”, ternyata itu merupakan kerjaan pertama ku di devisi baru yang baru aku masuki di awal bulan ini (baca: hari ini), sebagai Mincom Global Support.

Dengan perjuangan dan bantuan dari para temen2 senior(diaz, dian, dan lainnya) dan bos Andry (kondisiku: belum ngerti sama sekali kerjaannya :D ) akhirnya selesai juga,,, thanks untuk semuanya…
Akhirnya untuk WO pertama udah selesai pada hari ini (baca: dengan bantuan, dll) heheheh,,, 
dan mudah-mudahan apa yang dikerjakan pada hari ini ngga lupa, amin,, (POT-harus dibuat!!).

Waktu menjelang pulang, barusan aja,,,
 bos Andry kirim email kalo WO kedua ku udah siap untuk besok, mudah2an besok (baca: rabu, 2 Mei) bisa dikerjakan dengan lancar amin,,,,

Semangat untuk besok :)

Mincom is a privately owned software solutions provider with several divisions.
Mincom delivers enterprise and e-business solutions to the mining, utilities, transportation, defense and government industries. The Mincom global headquarters is based in Brisbane, Australia. Mincom was founded in 1979. Mincom has offices located in the United States, Chile, South Africa and Russia.
Mincom produces software for asset intensive industries (Mining, Military, Resources, Government) as well as a managed services division which provides outsourcing services to many clients.
Mincom Staff are not unionised.

[taken from http://en.wikipedia.org/wiki/Mincom_Limited]

MadFat

My name is Akhmad Fathoni, you can call me Thoni or madfat.
I was born in Lamongan, East Java. I have parents and also I have two sisters, one in college and the other one is in school.
Almost all my formal education was in Lamongan, started from kindergarten until senior high school except my college. I graduated from Institute Technology of Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), majoring Physical Engineering. Right now I’m working for Software Development Company in Bali.
My hobby is playing on computer, listening music, watching film and many.

[taken from english course homework :D ]

Rabu, 25 April 2007, a new blog has been created. Yang di maksud ya tentu aja blog ini :)

Blog Stats

  • 381 hits

Calender

December 2009
M T W T F S S
« May    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031